Terbaru

Terlibat kerusuhan saat Pembukaan Liga 1, tribun Brigata Curva Sud ditutup

Tribun Kuning Brigata Curva Sud di tutup / @workingclass.id Hukuman PSS Sleman - Tribun Kuning Stadion Maguwoharjo yang biasa ditempati U...

Daftar Nama Wasit Liga 1 2018


Pict By: Pixabay/creozavr


    Nama Wasit Liga 1 | Rabu kemarin nonton Mata Najwa ? Menurut salah satu narasumber, Bukan Rahasia Umum Lagi tentang permainan busuk ini. Bahkan orang PSSI yang berinisial IB dan YN disebutnya orang yang mengendalikan Wasit di Liga Indonesia. Maksudnya mengendalikan adalah agar bisa memenangkan sebuah TIM dan akan menerima sejumlah uang. Kalau masih mau bekerja sebagai wasit ya harus nurut, jika tidak nurut pasti akan mendapatkan sedikit tugas untuk memimpin pertandingan, ungkap Narasumber. Maksud nurut disini adalah mau menjalankan apa yang diperintahkan oleh orang-orang PSSI untuk memenangkan sebuah TIM dengan cara apapun, asal TIM yang membayar bisa menang. Dan menurut narasumber, semua wasit di Indonesia bisa disuap. Ya karena kalau tidak nurut pasti tidak dapat kerjaan.

Suporter Bertahun-tahun menyaksikan Liga Indonesia, mendukung dengan Fakatiknya, bahkan nyawapun juga harus melayang karena sepakbola akan tetapi kita ternyata menyaksikan Liga Indonesia yang sudah diatur oleh para Mafia. Lebih dari 50 orang tewas karena sepakbola. Dan mulai sekarang marilah kita sudahi permusuhan antar suporter, kerusuhan antar suporter!! Marilah kita semua bersatu melawan mafia sepakbola. Ganti semua pengurus PSSI, berikan kesempatan orang baru, orang yang lebih tau tentang bola, orang yang pengen memajukan sepakbola tanah air dan tentunya orang yang Mencintai Indonesia. Jangan sampai orang-orang yang duduk di PSSI sana menjual harga diri Bangsa ini demi kantong pribadi.

Sudah di PSSI berapa tahun?? apa prestasi yang diperoleh Timnas Senior?? kapan Timnas Senior kita Juara AFF?? apa iya kita harus menjadi Runner UP?? Menanggapi banyaknya kritikan dari para suporter, media serta pengamat sepakbola. PSSI melalui Sekjen Ratu Tisha, menjawab kritik tersebut dengan mengatakan bahwa PSSI telah menorehkan prestasi bagi sepakbola Indonesia di mata internasional di tahun 2018. PSSI berkata bahwa mereka telah sukses menggelar sembilan event sepakbola penting dan megah seperti, Piala AFF Girls, AFF Woman, AFF U16, AFF U19, AFF Cup Futsal, AFF Futsal, AFF Beach Soccer, AFC Club Futsal Championship, dan AFC U19. Jadi PSSI ini Federasi atau Event Organizer?

Prestasi yang patut dibanggakan adalah berjalannya Liga dengan Bersih dan menghasilkan Pemain-Pemain Timnas yang handal dan dapat bersaing dengan negara-negara lain, Menjuarai AFF, AFC, dan bahkan bisa lolos ke Piala Dunia untuk usia senior ini baru Namanya Prestasi. Kami semua warga Indonesia hanya ingin Timnas Senior bisa menjadi Timnas yang ditakuti di Asia Tenggara, Asia atau bahkan Dunia. Harapan itu seakan menjadi nyata ketika Indonesia dilatih oleh Luis Milla. Ya walaupun Coach Luis Milla belum bisa memberikan gelar, tapi permainan dari Timnas Indonesia benar-benar membuat saya senang dan saya berbicara dalam hati Kita Bisa Lolos Piala Dunia!!!

Semua itu butuh proses, jangan hanya memakai jasa pelatih untuk jangka pendek!!! Jikalau Coach Luis Milla masih menjadi pelatih Timnas Indonesia, saya yakin 5-6 tahun atau mungkin lebih cepat lagi, Timnas kita akan menjadi Timnas yang di Perhitungkan di Asia.

Kembali lagi ke topik utama tentang Wasit, berikut ini nama-nama 45 Wasit Liga 1 :

1. Faulur Rosi asal kota Banda Aceh.
2. Eno Embiring asal kota Medan.
3. Suprapto asal kota Lubuk Pakam.
4. Rihendrapurba asal kota Padang Lawas.
5. Masril asal kota Batam.
6. Safei Nasution asal kota Batam.
7. Aprisman Aranda asal kota Padang.
8. Yudi Prasojo asal kota Payakumbuh.
8. Hambali asal kota Palembang.
10. Novari Ihsan Arilaha asal kota Jakarta.
11. Nusur Fadilah asal kota Jakarta.
12. Moch Adung asal kota Jakarta.
13. Abdurahman Salasa asal kota Jakarta.
14. Mustofa Umarella asal kota Jakarta.
15. Untung asal kota Jakarta.
15. Jerry Elly asal kota Bogor.
17. Thoriq M Alkatiri asal kota Purwakarta.
18. Oki Dwi Putera asal kota Bandung.
19. Hadiyana asal kota Bekasi.
20. Yudi Nurcahya asal kota Bandung.
21. Asep Yandis Bandung.
22. Dodi Setia Permana asal kota Indramayu.
23. Anas Apriliandi asal kota Bandung.
24. Juwari asal kota Semarang.
25. Adi Riyanto asal kota Kendal.
26. Dwi Purba Adi Wicaksana asal kota Kudus.
27. Satrio Bambang Nugroho asal kota Magelang.
28. Budi Narimo asal kota Sukoharjo.
29. Handi Kristanto asal kota Semarang.
30. Agus Fauzan Arifin asal kota Sleman.
31. Fariq Hitaba asal kota Yogyakarta.
32. Wendi Umar Sanoaji asal kota Yogyakarta.
33. Ikhsan Prasetya Jati asal kota Bantul.
34. Prasetyo Hadi asal kota Surabaya.
35. Tabrani asal kota Surabaya.
36. Iwan Sukoco asal kotaMalang.
37. Djumandi Effendi asal kota Malang.
38. Bahrul Ulum asal kota Surabaya.
39. Ahmad Sodirin asal kota Sidoarjo.
40. Yeni Krisdianto asal kota Tulungagung.
41. Rully Ruslin asal kota malang.
42. Kusni asal kota Samarinda.
43. Najanudin aspiran asal kota Balikpapan.
44. Hamsir asal kota Balikpapan.
45. Muslimin asal kota Makasar.

Baca Juga: Daftar Juara Kasta Tertinggi Di Indonesia
HALAMAN SELANJUTNYA:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel